Jahe selain sebagai bumbu masakan atau minuman, juga dapat digunakan sebagai obat. Sebagai obat, yang digunakan dari tanaman jahe ini adalah umbinya. Jahe berbau aromatik dengan rasa pedas menyegarkan. Selain itu, rimpang jahe mengandung flavoida, polifenol, dan minyak asiri. Jahe termasuk tanaman herba tegak dan dapat berumur tahunan. Tinggi tanaman dewasa dapat mencapai 1 m. Tanaman ini berbatang semu yang tersusun dari helaian daun pipih memanjang berbentuk angsing membulat dengan ujung lancip. Jahe tumbuh baik di tanah yang sedikit lembap, tetapi cukup rnendapat sinar matahari. Perbanyakan tanaman dapat dilakukan dengan umbi atau memisahkan sebagian anakan dari rum-punnya.
Pemanfaatan untuk pengobatan
- Batuk berdahak biasa Ramuan dibuat dari 10 g jahe 5egar, 6 batang daun bawang, dan lobak : secukupnya. Lobak dibersihkan, lalu direbus. Setelah itu, jahe dan bawang ditambahkan ke rebusan lobak dan direbus hingga tersisa satu gelas. Air rebusan dari bahan tersebut -diminum sekaligus. Pengobatan juga dapat dilakukan dengan Nenyiapkan rebusan jahe selagi hangat jahe diusapkan ke punggung penderita.
- Batuk berdahak kental Jahe secukupnya dibuat menjadi jus dan diambil sebanyak satu cangkir. Tambahkan 30 ml madu ke dalamnya, lalu aduk merata. Jus siap diminum. Cara lain ialah dengan menyiapkan 10 g jahe kering, 30 g ketumbar, dan 3 g buah aprikot. Bahan-bahan tersebut direbus dalam air dan siap diminum.
- Sakit perut Sakit perut ini terdiri dari beberapa gejala. Pengobatannya berbeda untuk setiap gejala sakit perut tersebut. Untuk itu, perlu cirperhatikan gejala-gejala yang menyertainya.
- Sakit perut yang disertai muntah-muntah dan diare dapat diobati dengan ramuan 30 g jahe segar dan 120 g bawang putih yang dicuci bersih. Jahe dan bawang lalu dibuat jus untuk diminum.
- Sakit perut yang disertai rasa dingin di perut, bibir pucat, dan muntah dapat diobati dengan 6 g jahe segar dan 10 g merica hitam Bahan-bahan ini ditumbuk dan dibagi menjadi dua, bagian untuk dua kali penggunaan. Bila akan digunakan, bubuk dicampurkan dengan air hangat.
- Sakit perut yang disertai rasa dingin di perut, ludah terasa asam, dan muntah muntah dapat diobati dengan 50 g jahe segar dan 15 g potongan tulang cumi-cumi. Bahan tersebut direbus dalam 200 ml air. Air rebusan dibagi menjadi dua bagian dan diminum dua kali sehari.
- Sakit perut bagian bawah atau akibat menstruasi dapat diobati dengan 15 g jahe segar, 2 butir telur bebek, dan 1/2 cangkir anggur. Bahan-bahan tersebu direbus sambil ditambahkan sedikit gula. Setelah itu ramuan ini dapat disajikan kepada penderita.
- Cacing gelang yang menyebabkan usus tegang ,Sebanyak 60 g jahe segar dibersihkan dan dibuat menjadi jus, jus tersebut ditambahkan 60 ml madu, lalu dibagi menjadi tiga bagian. Jus ini disajikan tiga kali sehari. Untuk anak kecil, jumlah yang diberikan harus dikurangi.
- Migren Sebanyak 6 g kulit jahe, 6 butir bawang, dan 1/2 cangkir beras yang telah digunakan untuk membuat anggur beras dilumatka bersama-sama, lalu dibungkus. Lumatan bahan tersebut dipanaskan dan ditempelkan pada bagian dahi dua kali sehari.
- Kapalan atau mengelupasnya kulit tangan Sebanyak 30 g jahe segar diiris tipis dan direndam dalam 75 ml anggur selama 24 jam. Untuk pengobatan, jahe tersebut diusapkan ke tangan dua kali sehari.
- Kebotakan ,Sepotong jahe direbus hingga matang, lalu diiris-iris selagi masih hangat. Irisan jahe ini ditempelkan ke bagian kepala yang botak.
- Belang-belang merah atau putih pada kulit , Potongan jahe dibuat menjadi jus lalu dibubuhkan ke bagian kulit yang belang.
- Penambah nafsu makan , sebanyak 1/2 jari rimpang jahe, 1/4 genggam bunga pepaya, segenggam daun sambiloto, 3/4 jari rimpang lempuyang, 3 buah c.apulaga, 3 batang cabal jawa, 1 jari akar kelengkeng, dan 3 jari gula aren ditumbuk hingga halus. Setelah itu, bahan-bahan tersebut direbus dengan 4 gelas air bersih hingga hanya tersisa 3/4 bagian. Sesudah dingin, rebusan tersebut disaring. Hasil saringannya diminum tiga kali sehari sebanyak 3/4 gelas sekali minum.


EmoticonEmoticon