Senin, 30 Juli 2018

75 Khasiat Madu Lengkap dan Singkat (Update 2018)

Madu memiliki khasiat yang luar biasa untuk tubuh, tidak hanya untuk orang dewasa, madu dapat dikonsumsi oleh semua umur, baik bayi, balita, anak - anak, dewasa, nenek / kakek. Berikut ini penjeleasan  singkat manfaat madu yang di rangkum menjadi satu.

Khasiat madu lengkap dapat ditemukan di sini
75 Khasiat Madu Lengkap dan Singkat (Update 2018)

Kandungan Madu

Komponen utama madu adalah fruktosa (sekitar 38,5%) dan glukosa (sekitar 31,0%). Madu juga mengandung sejumlah kecil dari beberapa senyawa dianggap berfungsi sebagai antioksidan, termasuk chrysin, pinobanksin, vitamin C, katalase, dan pinocembrin.

Nilai nutrisi per 100 g (3,5 oz)

Energi 1.272 kJ (304 kcal)
Karbohidrat 82.4 g
Gula 82.12 g
Serat pangan 0.2 g
Lemak 0 gProtein 0.3 g
Air 17.10 g
Riboflavin (Vit. B2) 0.038 mg (3%)
Niasin (Vit. B3) 0.121 mg (1%)
Asam Pantotenat (B5) 0.068 mg (1%)
Vitamin B6 0.024 mg (2%)
Folat (Vit. B9) 2 �g (1%)
Vitamin C 0.5 mg (1%)
Kalsium 6 mg (1%)
Besi 0.42 mg (3%)
Magnesium 2 mg (1%)
Fosfor 4 mg (1%)
Kalium 52 mg (1%)
Natrium 4 mg (0%)
Zink 0.22 mg (2%)

Selain itu senyawa-senyawa lain yang terkandung dalam madu antara lain: protein, asam amino, enzim, asam-asam organik, mineral, tepung sari bunga, sukrosa, maltosa, melezitosa dan oligosakarida lainnya termasuk dekstrin.

Manfaat Madu

Dari banyaknya kadnungan senyawa yang ada pada Madu, sudah pasti banyak pula manfaat yang didapatkan dari mengkonsumsi madu. Untuk anda yang belum tahu apa sajakah manfaat yang didapatkan dari madu, berikut adalah berbagai macam manfaat yang didapatkan dari mengkonsumsi madu, antara lain :

Manfaat Madu untuk Kesehatan


  1. Madu Murni dapat dikonsumsi untuk membantu menurunkan kadar glukosa dalam darah. Banyak orang yang menganggap bahwa penderita diabetes tidak diperbolehkan mengkonsumsi madu karena dapat meningkatkan produksi insulin dan menaikkan kadar gula dalam darah. Namun tahukah anda, bahwa mengkonsumsi Madu Murni baik untuk penderita diabetes, meskipun memiliki rasa manis namun tetap anam dikonsumsi oleh penderita Diabetes.
  2. Madu bermanfaat untuk tumbuh kembang otak batita, karena madu kaya akan vitamin B1, B5 dan vitamin C yang merupakan sumber vitamin yang dibutuhkan bagi perkembangan dan pertumbuhan anak terkait dengan kecerdasan pikiran (IQ) dan kecerdasan metal (EQ).
  3. Madu juga bermanfata untuk membantu meningkatkan nafsu makan pada anak. Kandungan vitamin B1 nya juga ampuh untuk membantu mempercepat proses pertumbuhan fisik dan menjaga kesehatan anak.
  4. Madu mengandung anti-inflamasi atau anti peradangan yang efektif untuk mengobati luka bakar atau peradangan yang terjadi pada kulit agar cepat mengering.
  5. Madu memiliki banyak vitamin yang sangat baik untuk mengembalikan stamina akibat kelelahan atau stress yang disebabkan oleh berbagai hal seperti pekerjaan atau pikiran.
  6. Madu juga baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil untuk membantu menguatkan kandungan dan memperkuat janin yang ada pada rahim ibu.
  7. Madu bermanfaat juga dikonsumsi oleh ibu menyusui untuk memperbanyak dan melancarkan ASi, serta membantu asupan gizi bagi pertumbuhan bayi.
  8. Madu murni berperan penting untuk menjaga kesehatan dan kinerja usus derta ampuh untuk melindungi usus dari infeksi, karena madu mengandung senyawa asam asetat yang baik untuk mengobati lambung dari infeksi.
  9. Madu mengandung flavonoid yang bermanfaat untuk mengurangi resiko berkembangnya sel kanker dalam tubuh.
  10. Madu juga efektik untuk mengurangi batuk dan melegakan tenggorokan akibat batuk. Konsumi madu sebelum tidur untuk mengurangi batuk yang diderita.
  11. Rutin mengkonsumsi madu baik untuk membantu meningkatkan daya ingat.
  12. Kandungan nutrisi dan vitamin yang ada dalam madu berkhasiat sebagai sumber nutrisi alami yang sangat baik untuk tubuh.
  13. Kandungan Anti inflamasi pada madu ampuh untuk mengatasi alergi akibat gigitan serangga, alergi dari serbuk sari atau penyebab alergen lainnya.
  14. Madu juga bermanfaat untuk membantu menurunkan kadar alkohol dalam tubuh secara cepat.
  15. Mengkonsumsi madu juga bermanfaat untuk membunuh bakteri E.coli, salmonella dan methicillin-resistant Staphylococcus.
  16. Mengkonsumsi madu 2 kali dalam sehari secara rutin dapat membantu mencegah rendahnya sel darah putih dalam tubuh.
  17. Berbagai macam kandungan vitamin dan nutrisi pada madu baik untuk membantu meningkatkan sistem metabolisme dan kekebalan tubuh.
  18. Madu mengandung energy yang baik untuk meningkatkan stamina dalam tubuh.
  19. Madu sering juga dimanfaatkan untuk membantu menyuburkan kandungan. Konsumsi madu untuk membantu program kehamilan anda.
  20. Madu juga sering digunakan sebagai bahan campuran ramuan herbal yang efektif untuk melancarkan pembuangan air kemih, menghancurkan batu ginjal dan mengobati batu kandung kemih.
  21. Madu juga bermanfaat untuk membantu mengurangi terkena penyakit Alzheimer
  22. Madu bermanfaat munculnya tumor
  23. Madu bermanfaat mencegah penyakit kuning
  24. Madu membantu mengurangi serangan jantung
  25. Madu membantu mengatasi sakit perut.




Manfaat Madu untuk Ibu Hamil



  1. Meningkatkan sistem kekebalan daya tahan tubuh selama kehamilan
  2. Meningkatkan nafsu makan
  3. Mencegah kontipasi
  4. Menguatkan janin dalam kandungan
  5. Membantu tumbuh kembang janin dalam rahim
  6. Mengurangi morning sickness/mual
  7. Mencegah bayi terkena hepatitis B
  8. Menguatkan rahim
  9. Kaya nutrisi yang baik untuk ibu hamil
  10. Membantu menghindari berbagai macam penyakit yang dapat membahayakan ibu dan janin





 Manfaat Madu untuk Anak


  1. Madu efektif meredakan batuk pada anak dengan membersihkan sistem pernafasan dari infeksi atau dahak.
  2. Konsumsi madu 1 sendok makan setiap hari akan membantu memaksimalkan proses pertumbuhan dan perkembangan anak.
  3. Memberikan madu pada anak dapat membantu mencukupi kebutuhan energi seperti menunjang aktivitas yang aktif dilakukan sehari-hari.
  4. Madu mengandung antiinflamasi yang sangat baik digunakan untuk mempercepat penyembuhan luka pada anak seperti terkena lecet akibat jatuh dan lainnya.
  5. Madu berperan baik bagi perkembangan fungsi dan kecerdasan otak anak.
  6. Madu baik untuk menyehatkan sistem pencernaan anak.
  7. Madu mengandung vitamin yang dibutuhkan oleh anak seperti vitamin B1, B2, B3, D, K, E, B5, asam nikotinat dan urin acid.
  8. Madu mengandung zat besi (Fe) dan tembaga (Cu) yang diperlukan oleh anak untuk membantu perkembangan sel-sel tubuh dan membantu proses terbentuknya hemoglobin dan sel darah merah dalam tubuh anak.
  9. Madu juga baik untuk meningkatkan sistem imunitas pada tubuh anak.
  10. Madu dapat memicu regenerasi sel-sel dalam otak dan menstimulus produksi hormon-hormon yang berperan dalam kecerdasan dan daya ingat anak.



Manfaat Madu untuk Kecantikan


  1. Madu memiliki kandungan yang mampu mengikat zat air sehingga dapat melembabkan kulit wajah dari dalam.
  2. Madu dapat mengangkat sel-sel kulit mati pada wajah sehingga dapat memutihkan kulit wajah secara efektif.
  3. Madu juga bermanfaat untuk membunuh bakteri penyebab jerawat, selain itu juga dapat menghilangkan noda bekas jerawat.
  4. Madu sangat efektif untuk membersihkan wajah dari debu dan kotoran yang menempel setelah beraktifitas.
  5. Madu bermanfaat juga untuk mencegah penuaan dini yaitu dengan meregenerasi sel-sel kulit mati pada wajah.
  6. Madu juga efektif untuk mengecilkan pori-pori dapa wajah yang dapat menyebabakan munculnya jerawat.
  7. Madu dapat melembabkan bibir dan menghindari bibir pecah-pecah.
  8. Madu juga efektif untuk memerahkan bibir yang kehitaman sehingga akan tampak lebih merona.
  9. Kandungan vitamin dan mineral pada madu efektif untuk membantu meremajakan kulit dan membuatnya terasa lebih kenyal.
  10. Madu efektif untuk menghilangkan flek hitam pada wajah akibat sinar matahari atau bekas jerawat.
  11. Madu juga baik untuk menangkal radikal bebas pada kulit wajah sehinggan efektif untuk melindungi kulit serta mencegah tanda-tanda penuaan.
  12. Madu juga terbukti ampuh untuk menyamarkan bekas luka seperti luka bakar hingga stretch mark.
  13. Madu juga efektif untuk membantu mengatasi masalah eksim karena madu mengandung peradangan.
  14. Madu juga bermanfaat untuk mengatasi produksi minyak berlebih pada kulit wajah yang dapat menyebabkan munculnya jerawat.
  15. Sisa make-up dapat menyumbat pori-pori kulit wajah yang dapat menyebabkan munculnya jerawat. Bersihkan bekas make-up dengan madu untuk membersihkan secara total.
  16. Gunakan madu secara rutin pada area bawah mata efektif untuk membantu menghilangkan lingkat mata panda.
  17. Gunakan masker madu juga efektif untuk membantu menghilangkan komedo.
  18. Madu juga berperan mencegah kulit keriput.
  19. Penggunaan masker madu juga baik untuk mengangkat sel-sel kulit mati.
  20. Manfaat madu sebagai masker wajah juga efektif untuk meregenerasi kulit sehingga kulit wajah menjadi lebih fresh.
  21. Manfaat Madu untuk Masker Rambut



Pengunaan madu sebagai masker untuk rambut bermanfaat untuk kesehatan rambut , antara lain:


  1. Menjaga kelembaban kulit kepala
  2. Menguatkan akar rambut
  3. Menebalkan Rambut
  4. Mencegah Rambut Bercabang
  5. Mencegah Rambut Rontok
  6. Mengatasi Ketombe
  7. Membuat Rambut Berkilau
  8. Menyuburkan Rambut
  9. Mengatasi Rambut Berminyak
  10. Menghaluskan Rambut

35 Manfaat Madu Asli Untuk Kecantikan Efek Samping Madu (Update 2018)

Madu, Siapa yang tidak kenal dengan yang satu ini. merupakan konsumsi keharian yang ternyata banyak tidak mengetahui apa manfaat dan efek samping mengkonsumsi madu. madu sangat baik untuk kesehatan salah satunya adalah mecegah penurunan daya ingat yang mana kaum anak muda sekarang yang terlalu sering bermain gadget dan kemajuan jaman membuat menajadi malas untuk berfikir dan lama kelamaan menjadi pikun.

Madu, Siapa yang tidak kenal dengan yang satu ini. merupakan konsumsi keharian yang ternyata banyak tidak mengetahui apa manfaat dan efek samping mengkonsumsi madu. madu sangat baik untuk kesehatan salah satunya adalah mecegah penurunan daya ingat yang mana kaum anak muda sekarang yang terlalu sering bermain gadget dan kemajuan jaman membuat menajadi malas untuk berfikir dan lama kelamaan menjadi pikun.
35 Manfaat Madu Asli Untuk Kecantikan Efek Samping Madu


Manfaat Madu untuk Kesehatan


1. Meringankan alergi

Madu memiliki sifat anti-inflamasi yang mampu mengurangi gejala alergi. Dalam hal ini madu bertindak sebagai vaksin karena mengandung sedikit serbuk sari. Dianjurkan untuk mengonsumsi madu minimal satu sendok teh setiap harinya untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda terhadap serangan alergi.

2. Meningkatkan energi


banyak orang yang memanfaatkan madu sebagai sumber energi dikala mereka membutuhkan asupan energi secepat mungkin.

Selain itu, kandungan karbohidrat di dalamnya juga dapat dengan mudah diubah menjadi glukosa, karena sangat sederhana bagi tubuh untuk mencerna zat alami seperti ini.

3. Menjaga daya ingat


Seiring dengan bertambahnya usia tentu daya ingat otak akan menurun, mengkonsumsi makanan yang sehat adalah cara yang dianjurkan untuk menjaga ingatan tetap kuat.
dengan menambahkan satu sendok teh madu ke dalam teh yang kita minum atau dapat langsung meminumnya tanpa mencampurnya, dapat membantu otak dalam menyerap kalisum, sehingga dapat memperpanjang daya ingat otak.

4. Mengatasi Ketombe

madu memang kaya akan manfaat, medu mengandung sifat anti inflamasi, anti jamur dan antibakteri yang sangat ampuh untuk melawan masalah kulit dan juga kulit kepala.
tidak ketombe saja yang diatasi, tetapi kerontokan rambut dapat berkurang.

5. Mengatasi insomnia

insomnia adalah seseorang yang kesulitan untuk beristirahat cukup pada malam hari. Akibatnya menjadi kelelahan dan  tidak bersemangat di pagi hari.
insomia jika terlalu sering juga dapat menyebabkan penyakit berbahaya, salah satunya adalah Kerusakan  Ginjal.
alasan kenapa madu dapat mengatasi insomnia adalah untuk mengatasi susah tidur, hal ini karena rasa manis madu membantu meningkatkan insulin dan melepaskan serotonin neurotransmiter.
kemudian tubuh akan merubah menjadi melatonin yang membantu anda untuk tidur.

6. Mempercepat penyembuhan Luka

madu dapat mempercepat proses penyembuhan luka, karena madu merangsang jaringan yang terluka, membantu menyembuhkan luka yang lembab dan membantu proses penyembuhan luka yang tidak aktif.
cukup diolekan pada luka.

7. Mencengah dan melawan kanker

Madu mengandung flavonoid dan feloik yang membuatnya menjadi bahan makanan yang bisa melawan penyakit ganas.
madu mencakup senyawa felonik: asam gallic, asam p-Coumaric, asam elegiac, chrysin, asam syringic, asam ferulic, asam caffeic yang dianggap berkontribusi untuk menyembuhkan sel-sel tubuh.

8. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

mengkonsumsi madu secara rutin dan berkala dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena madu memiliki sifat antioksidan dan antibakteri.

9. Meningkatkan Kesuburan

Madu dapat juga meningkatkan kesuburan. dikenal cukup ampuh sebagai suplemen penyubur kandungan, seseorang yang kesulitan hamil dapat mengkonsumsi madu sebagai salah satu bentuk upaya yang dilakukan untuk program kehamilan.

10. Membantu meredakan eksim

Eksim atau yang biasa disebut dengan kelainan kulit yang terasa sangat gatal, umumnya dijumpai pada seseorang yang memiliki kulit kering, eksudasi dan inflmasi dan terkadang kambuh - kambuhan
madu dapat membantu mengurangi atau bahkan meredakan penyakit kulit ini. dengan mencampurnya dengan kayu manis, perasan jeruk. atau dapat langsung mengoleskannya.

11. Mengobati Sinus

Madu adalah salah satu bahan untuk mengobati sinus secara alami. cukup mengkonsumsi 1 sendok makan madu baik di pagi atau sebelum tidur dapat mengurangi peradangan pada sinus.

12. Menurunkan kadar kolesterol

Kolesterol sangat dibutuhkan tubuh untuk membantu mencerna lemak, namun jika kadarnya terlalu banyak akan tidak baik untuk kesehatan. Untuk mengontrol kadar kolesterol tinggi Anda bisa menambahkan satu sentok makan madu ke dalam menu makanan harian Anda. Madu tidak mengandung kolesterol sama sekali, sebaliknya ia mengandung banyak sekali nutrisi hebat seperti potassium, kalsium dan vitamin B.

Selain itu kandungan antioksidan di dalam madu juga dapat mengikat radikal bebas di dalam tubuh.
Alternatif lainnya adalah dengan mengganti gula yang biasa dikonsumsi dengan madu, karena madu adalah salah satu bahan makanan yang aman bagi penderita diabetes.

14. Manfaat Madu untuk Kecantikan

Selain dikenal karena sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh, madu juga dapat digunakan sebagai media perawatan kecantikan.

15 Membantu menurunkan berat badan

Madu untuk Menurunkan Berat Bada
Meski madu memiliki jumlah kalori yang lebih banyak daripada gula saat dikonsumi dengan air hangat, namun madu dapat membantu mencerna lemak yang tersimpan di dalam tubuh Anda.

Seperti halnya madu dengan air perasan lemon atau kayu manis yang dapat membantu menurunkan berat badan Anda.

16. Meningkatkan performa atletik

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa madu sangat baik untuk membantu meningkatkan kinerja atlet.

Madu sangat baik untuk menjaga kadar gula darah, menyembuhkan otot, merestorasi glikogen setelah berolahraga serta mengatur jumlah insulin di dalam tubuh.

17. Mengurangi efek berbahaya merokok

Sebuah studi telah menemukan bahwa asupan madu dapat mengurangi kerusakan testis akibat merokok.

Selain itu madu juga dapat melawan stres oksidatif yang diakibatkan kebiasaan merokok.

Beberapa ahli juga mengatakan bahwa madu juga bermanfaat untuk membantu seseorang berhenti merokok, meskipun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini.

18. Mengobati asma

Manfaat madu juga baik dikonsumsi oleh penderita asma.

Terdapat studi yang menyatakan bahwa madu bisa menjadi pengobatan yang menjanjikan untuk penderita asma.

19. Mengobati mual

Mencampur air perasan buah lemon dengan madu bisa menjadi obat mual dan mencegah muntah.

Atau Anda juga bisa mengonsumsi satu sendok makan sari cuka apel yang dicampur dengan madu dan air dingin sebelum tidur untuk mengatasi kondisi tidak nyaman akibat mual.

20. Meningkatkan kesehatan jantung

Kandungan polifenol di dalam madu memiliki peran penting untuk kesehatan jantung.

Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa peningkatan asupan polifenol dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu kandungan antioksidan pad madu juga baik untuk melindungi jantung.

21. Mengatasi flu dan batuk

Madu menjadi salah satu obat batuk yang efektif.

Bahkan dalam sebuah penelitian madu dapat memperbaiki tidur anak dengan mengurangi batuk pada malam hari. Selain itu madu juga cukup efektif untuk mengatasi flu.

22. Membantu memutihkan kulit

Manfaat madu untuk kecantikan lainnya adalah dapat membantu memutihkan kulit Anda.

Sifat antibakterinya akan menenangkan kulit dari peradangan serta membersihkannya dari kuman. Ia juga mampu melembabkan kulit Anda. Mengaplikasikan madu yang dicampur dengan yogurt bisa jadi cara yang tepat untuk memutihkan kulit.

Cara memutihkan kulit dengan madu:

Campurkan 1 sendok makan yogurt segar dengan 1 � sendok makan madu. Oleskan campuran tersebut di kulit Anda, lalu biarkan selama 15 menit. Cuci bersih dengan air hangat dan ulangi setiap hari.

23. Mengatasi kulit kering

Kombinasi antara madu dan yogurt adalah salah satu cara alami untuk mengatasi kulit kering dan terkelupas. Keduanya sama-sama memiliki sifat antibakteri untuk membersihkan kulit. Sementara itu madu kaya akan antioksidan juga humektan yang dapat meningkatkan kelembaban kulit.

Cara mengatasi kulit kering dengan madu:

Campurkan 1 sendok makan yogurt tawar dan 1 sendok makan madu. Setelah diaduk rata, oleskan pada seluruh bagian wajah Anda dan biarkan selama kurang lebih 15 menit. Jika sudah bilas hingga bersih dengan air hangat.

24. Memudarkan bekas jerawat

Anda sedang mencari cara menghilangkan bekas jerawat?

Mungkin Anda bisa mencoba perawatan bekas jerawat menggunakan madu. Meski belum ada bukti konkret mengenai hal ini, sebagian orang percaya bahwa madu bisa membantu memudarkan bekas jerawat.

25. Membantu mengatasi keriput

Salah satu manfaat madu untuk wajah adalah dapat mengatasi keriput atau munculnya tanda-tanda penuaan dini. Madu adalah humektan alami, yang artinya ia dapat melembabkan lapisan atas kulit. Kelembaban ekstra yang di dapat dari madu akan membantu mengatasi keriput.

Selain itu ia juga akan menenangkan area kulit yang kering dan sensitif. Kandungan antioksidan yang ada pada madu juga akan membantu menunda tanda penuaan muncul.

Untuk mengatasi masalah kulit ini Anda bisa menerapkan madu sebagai masker.

Cara membuatnya, campurkan satu sendok makan madu dan jumlah yang sama untuk pepaya, susu atau yogurt. Campurkan kedua bahan sampai merata kemudian aplikasikan pada wajah Anda, diamkan selama 30 menit.

Saat mengaplikasikannya pada wajah, Anda juga bisa memberikan pijatan untuk meningkatkan sirkulasi darah serta mengencangkan kulit.

Bersihkan masker dengan air hangat dan tepuk kulit Anda dengan lap kering untuk mengeringkan wajah. Madu juga akan membuat kulit Anda halus dan terhidrasi, mengurangi keriput serta garis-garis halus.

26. Membersihkan kulit

Madu juga dapat digunakan untuk membersihkan kotoran yang menempel pada kulit tanpa menghilangkan kandungan minyak alami yang ada pada kulit. Jika ingin membersihkan kulit dengan madu,

caranya cukup mudah.

Ambil setengah sendok teh madu dengan jari tangan Anda kemudian hangatkan dengan menggosokannya di antara kedua tangan. Anda juga bisa menambahkan beberapa tetes air untuk membentuk konsentrasi yang diinginkan.

Kemudian oleskan madu tersebut perlahan pada wajah Anda sampai merata, lalu bilas dengan air hangat.

Keringkan wajah dengan cara menepuk-nepuk secara lembut. Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, Anda bisa menggunakan toner setelahnya.

27. Meningkatkan pertumbuhan rambut

Meskipun hanya sedikit bukti tentang manfaat madu yang satu ini, tidak ada salahnya mencoba. Anda bisa membuat kombinasi madu dan minyak zaitun untuk menguatkan rambut serta mencegah rambut rontok.

Cara Meningkatkan Pertumbuhan Madu:

Cukup hangatkan minyak zaitun sebentar, lalu tambahkan 2 sendok makan madu (Anda juga bisa menambahkan satu putih telur). Campur semua bahan sampai halus lalu terapkan pada rambut yang basah.

Biarkan selama 15 menit, kemudian keramas seperti biasa. Campuran ini juga bisa mengatasi masalah rambut kering.

28. Sebagai masker pelembab

Madu adalah humektan alami, humektan adalah zat higroskopis yang digunakan untuk menjaga kelembaban. Anda dapat menjaga kelembaban kulit Anda secara alami dengan menggunakan madu, berikut caranya.

Cara melembabkan kulit dengan madu:

Oleskan satu sendok teh madu mantah atau yang belum diproses ke kulit yang bersih dan kering, lalu diamkan selama kurang lebih 15-20 menit. Jika sudah bilas menggunakan air hangat.



29. Pembersih pori-pori

Sedang mencari cara membersihkan pori-pori? Gunakan madu untuk mendapatkan kulit yang sehat dan pori-pori yang bebas dari kotoran. Untuk membersihkannya Anda akan membutuhkan minyak kelapa atau minyak jojoba untuk mencegah penumpukan bakteri yang bisa menyebabkan kulit berjerawat.

Cara membersihkan pori-pori dengan madu:

Aduk satu sendok madu mentah dengan dua sentok minyak kelapa atau minyak jojoba sampai merata. Oleskan pada kulit yang kering dan sudah dibersihkan sambil memberikan pijatan lembut dengan gerakan melingkar, hindari bagian sekitar mata. Jika sudah bilas dengan air hangat.

30. Exfoliant alami

Madu kaya akan antioksidan, enzim dan nutrisi yang dapat menyehatkan, membersihkan dan melembabkan kulit.

Sementara itu baking soda adalah exfoliant alami yang dapat mengangkat sel kulit mati dan memungkinkan pertumbuhan sel kulit baru.

Caranya sangatlah mudah, campurkan dua sendok makan madu dengan satu sentok makan baking soda hingga merata. Percikkan kulit Anda wajah atau tubuh Anda dengan air bersih lalu gosokkan campuran baking soda dan madu dengan gerakan melingkar. Tidak perlu menunggu lama, bilas sampai bersih.

31. Mengurangi bekas luka

Bekas luka memang bisa mengurangi penampilan kita, terlebih jika berada di bagian tubuh yang tidak tertutupi oleh pakaian.

Manfaat madu dengan sifat anti-inflamasi dan antibakterinya mampu membantu mengurangi bekas luka.

Sedangkan sifat hidrasi dari minyak kelapa atau minyak zaitun dapat membantu menghidupkan kembali sel kulit mati, sementara itu pijatan lembut dan teratur akan meningkatkan sirkulasi untuk membantu pemulihan kulit dari bekas luka.

Cara menghilangkan bekas luka dengan madu:

Campurkan satu sendok teh madu mentah dengan satu sendok teh minyak zaitun atau minyak kelapa. Oleskan ke bagian tubuh yang diinginkan sambil memberikan pijatan menggunakan ujung jari dengan gerakan melingkat selama kurang lebih dua menit.

Lalu letakkan kain hangat di atas kulit Anda, dan biarkan hingga dingin. Anda bisa mengulangi perawatan ini setiap hari untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

32. Mengatasi jerawat

Mengatasi Jerawat. Berkat sifat antibakteri dan antijamur madu, Anda bisa menggunakannya untuk mengatasi masalah jerawat.

Selain itu sifat anti-inflamasinya juga akan menenangkan jerawat dari kemerahan dan iritasi.

Cara menghilangkan jerawat dengan madu cukup mudah, oleskan madu mentah ke area yang berjerawat lalu diamkan selama 10-15 menit. Jika sudah bilas menggunakan air hangat hingga bersih.

33. Melindungi kulit

Tidak hanya dapat menghindrasi, kandungan antioksidan pada madu juga baik digunakan untuk memperbaiki dan melindungi kulit dari kerusakan oksidatif dan pengaruh lingkungan.

Caranya dengan mencampurkan dua sendok makan madu mentah dengan segelas air panas sampai larut, lalu tambahkan ke dalam bak air hangat dan gunakan untuk berendam.

34. Sebagai kondisioner rambut

Madu Untuk Kondisioner
Kandungan nutrisi dan enzim yang ada di dalam madu sangat baik untuk menjaga kesehatan rambut, mencegah rambut kusam dan melembabkannya. Anda juga bisa menggunakan minyak kelapa untuk menghaluskan katikula rambut.

Campur satu sendok makan madu mentah dengan dua sendok makan minyak kelapa hingga merata. Oleskan campuran ini secara menyeluruh, diamkan selama kurang lebih 20 menit lalu bilas hingga bersih.

35. Mengatasi kulit terbakar

Efek paparan sinar matahari secara langsung ke kulit bisa sangat berbahaya. Manfaat madu dapat memberikan hidrasi ke bagian terdalam kulit yang terpapar sinar matahari.

Mencampurkan madu dengan lidah buaya akan memberikan sifat anti-inflamasi yang kuat untuk menenangkan kulit yang terbakar akibat paparan sinar matahari dan memulihkannya.

Caranya dengan mencampurkan satu bagian madu mentah dengan dua bagian gel lidah buaya. Lalu oleskan ke bagian kulit yang terpapar sinar matahari.

Efek Samping Madu


Madu memang memiliki banyak sekali untuk tubuh jika dikonsumsi setiap hari. Namun, anda juga perlu mengetahui jumlah takaran yang dikonsumsi sesuai dengan usia dan kebutuhan yang baik untuk tubuh.

Orang dewa dianjurkan untuk minum madu setiap hari dnegan jumlah antara 100 gr � 200gr, sedangkan untuk anak-anak dianjurkan untuk mengkonsumsi 1/4 hingga 1/2 dari takaran orang dewasa. Konsumsi madu sebaiknya 3 kali dalam sehari dan hindari mengkonsumsi madu secara sekaligus.

Selain dari jumlah takarannya, sebaiknya hindari mencampurkan madu dengan air panas, karena akan menghilangkan kandungan enzim yang ada didalam madu berkurang sehingga membuat manfaatnya pula menjadi berkurang.

Efek samping madu yang terjadi biasanya pada orang yang normal madu dapat menyebabkan gangguan perut dan diare. Hal ini dikarenakan madu memiliki kandungan fluktosa yang sangat tinggi,samakadarnya dengan buah pir dan apel. Hindari memberikan madu pada usia bayi dibawah 1 tahun agar terhindar dari efek samping yang dapat membahayakan bayi.

Selain itu, anda juga harus cermat memilih jenis madu yang anda konsumsi. Pilihlah madu Murni yang baik untuk kesehatan dna mengandung rendah gula. Hindari pula mengkonsumsi madu yang berasal dari tumbuhan yang bernama rhododendron panticum, madu ini mengandung andromedotoksin yang bisa meracuni manusia.


Cara Mengatasi Masalah Kewanitaan (Secara Medis dan Alami)

Keputihan sebenarnya adalah hal yang normal dan biasa terjadi. Bahkan adanya keputihan menandakan keadaan yang sehat, dimana kelenjar masih berfungsi dengan baik dalam memproduksi cairan yang bermanfaat dalam menjaga kesehatan organ intim.

Kelenjar yang memproduksi cairan tersebut berada pada dinding vagina dan leher rahim.

Ilustrasi Keputihan
Ilustrasi Keputihan | Photo credit: Istockphoto.com by Rocter

Jika keputihan berwarna putih susu atau jernih dan juga tidak berbau, berarti Anda dalam kondisi baik atau keputihan yang Anda alami adalah normal.

Kadar cairan bisa meningkat apabila seorang wanita dalam masa menyusui, masa menstruasi (dan sekitarnya masa menstruasi), dan saat berhubungan intim.

Keputihan memang tidak jarang menimbulkan rasa kurang nyaman. Keputihan yang normal pada dasarnya tidak membutuhkan perlakuan khusus.

Adapun hal yang perlu diwaspadai adalah munculnya masalah pada keputihan yang sedang dialami. Munculnya masalah karena beberapa sebab yaitu serangan infeksi vaginosis bakterial, ataupun juga infeksi penyakit menular seksual (seperti klamidia, infeksi parasit trikomoniasis, dll.

Ciri-ciri keputihan yang tidak normal yaitu munculnya bau tidak sedap, perubahan pada warna keputihan, dan munculnya rasa gatal ataupun nyeri.

Cairan keputihan pada dasarnya bermanfaat baik bagi kesehatan, dimana keputihan berfungsi untuk membasmi dan membawa keluar sel-sel mati dan bakteri yang ada di area tersebut.

Hal ini sangat penting untuk mencegah terjadinya infeksi pada vagina, dan juga menjaga vagina agar dalam kondisi bersih.

Sehingga munculnya keputihan adalah wajar, apalagi jika seorang wanita sedang dalam masa subur. Keputihan baru perlu diwaspadai jika muncul gejala-gejala yang tidak baik darinya.

Keputihan Normal dan Tidak Normal

Keputihan yang dialami oleh para wanita bisa saja normal ataupun abnormal (tidak normal), yang tentu ada penyebabnya.

Keputihan yang normal kemunculannya secara umum pada waktu-waktu tertentu, seperti sebelum menstruasi dan ketika masa subur, serta ciri-cirinya yaitu cairan yang muncul berwarna bening, bentuknya cukup encer, dan tidak lengket.

Selain itu, cairan juga tidak mengeluarkan bau tajam atau menyengat.

Merupakan hal yang normal, pada wanita yang belum memasuki masa menopause mengalami keputihan dengan cairan berwarna bening dan tidak berbau, jumlahnya dalam sehari antara setengah hingga satu sendok teh (2-5 ml).

Keputihan bisa menjadi lebih kental (masih dalam batas normal) pada saat-saat tertentu, seperti:
  • Saat masa menyusui
  • Saat ovulasi
  • Masa hamil
  • Saat munculnya gairah seksual
  • Sepekan sebelum menstruasi
  • Setelah penggunaan alat kontrasepsi

Adapun terjadinya keputihan yang tidak normal seringnya akibat masalah kelainan pada vagina atau serviks, dimana dampaknya menimbulkan rasa tidak nyaman, dan bahkan bisa berbahaya.

Ciri-ciri keputihan tidak normal yaitu:
  • Cairan berwarna putih pekat, putih kehijauan, ataupun putih kekuningan. 
  • Bentuk cairan cenderung lengket (dan mungkin berbusa). Cairan bisa saja encer ataupun kental.
  • Tercium bau tajam atau menyengat dari cairan keputihan yang keluar.
  • Pada kondisi tertentu, timbul rasa gatal ataupun iritasi pada vagina.
  • Jumlah cairan lebih banyak (dibandingkan keputihan normal), yang bisa menimbukan banyak bekas atau bercak pada pakaian dalam.

Sehingga jika muncul perubahan warna dan terlalu banyaknya jumlah cairan keputihan, ada kemungkinan itu tanda dari infeksi jamur/bakteri/parasit di dalam vagina.

Apalagi jika keputihan disertai gatal-gatal ataupun nyeri, bau menyengat (asam ataupun amis), dan muncul rasa perih saat BAK.


Sebuah kesalahan jika Anda terlalu sering membersihkan vagina memakai produk pembersih dengan kandungan pewangi dan antiseptik. Hal itu karena dampaknya bisa memicu terjadinya keputihan tidak normal. Hal lainnya yang juga perlu Anda HINDARI, yaitu:
  • Penggunaan pantyliners setiap hari
  • Penggunaan produk mandi yang beraroma tajam.
  • Memakai pakaian yang terlalu ketat.

Anda perlu waspada jika mengalami keputihan tidak normal. Hal itu karena ada kemungkinan keputihan tidak normal yang Anda alami merupakan gejala penyakit tertentu yang berbahaya, seperti:
  • Vaginosis bakteri, yaitu infeksi pada vagina yang disebabkan bakteri jahat (patogen). Penyakit ini menyebabkan keputihan menjadi berbau tidak sedap, dan berubah warna menjadi abu-abu ataupun kuning, lalu timbul rasa gatal, perih, dan pembengkakan pada vagina.
  • Infeksi jamur, menyebabkan keputihan menjadi kental berwarna putih serta timbul rasa gatal dan bengkak.
  • Trikomoniasis, yaitu penyakit menular seksual yang menyebabkan keputihan menjadi berwarna kuning atau kehijauan, berbau tidak enak, dan berbusa, selain itu menimbulkan gatal dan nyeri ketika buang air kecil.
  • Penumpahan lapisan rahim pasca melahirkan (lokia). Kondisi ini menyebabkan keputihan berubah warna menjadi merah muda.
  • Kanker serviks dan kanker endometrium. Kondisi ini menyebabkan keputihan menjadi berwarna cokelat atau merah, selain itu muncul rasa nyeri panggul dan potensi perdarahan pada vagina.

Jika Anda mengalami masalah keputihan berlebihan, membuat tidak nyaman, atau muncul rasa gatal dan perih yang terasa parah (ataupun gejala lainnya yang serius) sehingga menyebabkan Anda tidak bisa beraktivitas, maka hendaknya Anda pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dengan segera.

Cara Membersihkan Vagina dengan Benar

Keputihan adalah cara alami tubuh untuk melindungi kebersihan vagina dan sekitarnya.

Dengan begitu keputihan adalah hal yang normal, sehingga tampaknya para wanita tidak perlu membersihkan vagina dengan produk antiseptik atau pewangi (douching).

Dimana membersihkan vagina cukup dengan air hangat dan sabun, ingat pilihlah sabun yang tidak terkandung bahan-bahan keras di dalamnya, karena bahan-bahan kimia yang keras bisa memicu peradangan atau iritasi kulit.

Jika Anda ingin menggunakan produk antiseptik atau pewangi, maka perlu diketahui bahwa jika terlalu sering memakai antiseptik atau pewangi justru bisa merusak keseimbangan bakteri dan jamur alami pada vagina, termasuk membunuh bakteri baik.

Hal tersebut bisa menimbulkan masalah keputihan, karena bakteri baik telah banyak mati sehingga pertahanan tubuh melemah untuk melawan infeksi.

Penggunaan produk kimia juga bisa menyebabkan munculnya ruam pada kulit.

Untuk cara membersihkan vagina, maka dimulai dari depan ke belakang, hal ini untuk mencegah bakteri dari area anus menyebar atau berpindah ke area vagina.

Berikut Penanganan Awal Jika Muncul Masalah Keputihan:
  • Anda bisa melakukan kompres dingin, tujuannya agar mengurangi rasa gatal dan pembengkakan.
  • Gunakan krim atau gel anti-jamur, apabila masalah saat keputihan yang Anda alami disebabkan dari serangan infeksi jamur.
  • Disarankan mengonsumsi yoghurt jika Anda sedang dalam masa pengobatan antibiotik, hal ini untuk  menurunkan risiko terkena infeksi jamur.
  • Jika muncul masalah, hendaknya Anda menunda hubungan intim selama sepekan. Jika Anda tidak mampu, maka disarankan menggunakan kondom saat melakukan hubungan intim.
  • Apabila keputihan tidak normal yang dialami berlangsung lama (lebih dari seminggu), maka hendaknya meminta bantuan medis.
  • Apabila muncul tanda-tanda bahaya atau adanya komplikasi penyakit berbahaya, maka jangan ragu untuk segera meminta bantuan medis (pergi ke dokter).
Mencegah Keputihan Tidak Normal
  • Usahakan agar vagina selalu dalam keadaan kering dan tidak lembap. Oleh karena itu, pastikan Anda setelah buang air kecil selalu mengeringkannya. 
  • Hal lainnya agar vagina tetap kering sehingga mencegah resiko infeksi bakteri yaitu jangan memakai celana ketat, dan jangan menggunakan stoking.
  • Hendaknya Anda menggunakan celana dalam berbahan katun, bukan sintetis. Hal ini untuk mencegah lembap pada vagina.
  • Ingat, vagina pada dasarnya dapat secara alami membersihkan diri sendiri. Sehingga pemakaikan cairan pembersih vagina malah akan mengganggu keseimbangan alami bakteri dan jamur. Ketidakseimbangan ini menyebabkan resiko vaginosis bakterial. 
  • Jika Anda ingin membersihkan vagina, maka cukup dengan air hangat dan sabun yang tidak beraroma tajam. Pada dasarnya menggunakan air bersih saja sudah bagus. 
  • Usahakan untuk menghindari penggunaan bedak dan parfum pada vagina, karena dampaknya bisa menimbulkan rasa nyeri pada vagina.
  • Saat mencuci celana dalam, hindari penggunaan produk detergen beraroma kuat.
  • Jangan menggunakan pembalut dan tisu toilet beraroma tajam.
  • Cara membasuh kemaluan yang benar setelah buang air kecil adalah dimulai dari depan lalu ke belakang.
  • Jangan terlalu sering berendam dalam air panas.
  • Ganti pembalut secara teratur. Jangan menunda pergantiaan pembalut jika sudah waktunya.

Atasi Keputihan dengan Konsumsi Yogurt

Pada artikel berjudul Betulkah Yogurt Dapat Atasi Keputihan? (Vemale.com) menyebutkan bahwa mengkonsumsi yogurt dapat mengatasi keputihan, bahkan mencegah datangnya keputihan.

Yogurt
Yogurt | Photo credit: Pexels.com

Beberapa penelitian menemukan bahwa yogurt mengandung bakteri baik L. acidophilus yang bermanfaat untuk kesehatan vagina. Keberadaan bakteri ini merangsang kemampuan tubuh dalam memproduksi lactic acid, yang bisa menjaga kseimbangan tingkat pH daerah kewanitaan.

Bakteri baik ini juga berperan dalam memperbaiki area tubuh yang sebelumnya pernah terinfeksi saat keputihan, menjadi pulih sepenuhnya.

Hanya saja, mengenai rumor manfaat mengoleskan yogurt secara langsung pada area kewanitaan, maka tidak disarankan untuk melakukannya.

Sebagian ahli menyebutkan bahwa tindakan mengoleskan langsung yogurt ke daerah kewanitaan adalah tindakan bodoh, karena justru menyebabkan infeksi semakin parah.

Oleh karena itu, manfaatkan yogurt dengan cara dikonsumsi sebagai snack saja dalam sehari-hari. Konsumsi yogurt tidak ada efek sampingnya, selain itu yogurt sangat nikmat dikonsumsi.

Dengan mengonsumsi yogurt diharapkan Anda terhindar dari berbagai masalah saat keputihan.


Air Rebusan Daun Sirih

Pada artikel berjudul Mengatasi Masalah Keputihan Pakai Daun Sirih, Begini Caranya! (Vemale.com) menyebutkan bahwa Anda bisa memanfaatkan daun sirih untuk mengatasi masalah-masalah saat keputihan.

Daun Sirih
Daun Sirih | Photo credit: Shutterstock By Ohmega1982

Kandungan-kandungan di dalam daun sirih seperti zat antioksidan berfungsi untuk membantu membasmi bakteri dan jamur.

Untuk menggunakan daun sirih, caranya:
  1. Pertama-tama rebuslah tiga lembar daun sirih bersama dengan 2 gelas air. 
  2. Rebuslah dengan api yang kecil.
  3. Rebus hingga mendidih dan airnya tinggal 1 gelas. 
  4. Setelah itu saring dan tunggu agak mendingin.
  5. Lalu minumlah air rebusan tersebut.
  6. Jika Anda tidak suka rasanya, maka Anda bisa menambahkan perasan air lemon ataupun 2 sdm madu. 

Minumlah ramuan ini sekali dalam dua hari.

Selain itu, Anda bisa menggunakan air rebusan daun sirih untuk mencuci organ intim, tapi penggunaannya tidak boleh berlebihan, dimana penggunaannya hanya boleh maksimal 2 kali dalam seminggu.

Jika Anda terlalu sering mencuci organ intim menggunakan daun sirih (lebih dari 2 kali dalam seminggu), maka dampaknya bisa merusak keseimbangan PH organ intim.

Mengenai Keamanan Daun Sirih yang Diterapkan pada Organ Intim 
Dari laman Detik.com, seorang spesialis kebidanan dan penyakit kandungan bernama Dr. M. Rezha Faisal, SpOG, menjelaskan bahwa air rebusan daun sirih memiliki sifat anti bakteri.

Jika digunakan dengan benar maka dapat membantu membunuh kuman-kuman penyebab masalah keputihan, seperti bakteri, parasit, jamur dan virus.

Hanya saja, tidak jarang penggunaan daun sirih tidak tepat sehingga bisa menimbulkan masalah (termasuk juga penggunaannya dalam bentuk produk yang dijual di pasaran).

Penting diketahui bahwa di dalam vagina terdapat bakteri bernama lactobacillus. Bakteri ini umumnya tidak berbahaya. Bakteri lactobacillus ini berperan untuk mengatur keseimbangan keasaman/pH pada vagina.

''Apabila ada bakteri dari luar yang sifatnya negatif (berbahaya), kuman ini akan mati terkena asam vagina," kata Rezha Faisal.

Oleh karena itu, Dr. Rizal menyarankan agar jangan terlalu sering menggunakan daun sirih pada vagina. Gunakanlah saat keputihan sudah berlebihan ataupun gatal.

Apabila vagina terlalu sering terkena air rebusan daun sirih, maka akan membunuh bakteri lactobacillus yang sebenarnya tidak membahayakan, bahkan bermanfaat dalam menjaga tingkat pH pada vagina.

Lidah Buaya

Dari laman Vemale.com, umumnya sudah diketahui bahwa lidah buaya sering digunakan sebagai bahan alami untuk produk-produk kosmetik, selain itu lidah buaya dapat digunakan untuk mengatasi masalah keputihan.

Lidah Buaya
Lidah Buaya | Photo credit: Shutterstock.com / By Fishman64

Hal itu karena lidah buaya mengandung sedikitnya enam antiseptik alami yang berfungsi untuk membunuh bakteri, jamur, dan virus.

Hal inilah yang membuat lidah buaya sering dimanfaatkan sebagai bahan atau obat tertentu. Untuk penggunaan lidah buaya dalam mengatasi masalah keputihan, pertama-tama ambil daging lidah buaya, lalu dihancurkan dan dibalurkan ke area miss V.

Lalu diamkan sekitar 10 menit, dan bilas dengan air bersih atau usap dengan handuk basah yang bersih.

Lakukan perawatan ini satu kali dalam sehari.

Cara lainnya, yaitu dengan mengambil bagian dalam daging lidah buaya, lalu dipotong-potong dan blender.

Lalu direbus bersama dengan dua gelas air dan lima lembar daun sambiloto.

Lalu tunggu air rebusan agar tidak terlalu panas. Gunakan air ramuan ini untuk membasuh vagina. Lakukan satu atau dua kali dalam sehari.


Mengatasi Keputihan dengan Ramuan Kunyit 

Pada tulisan berjudul Mengatasi Masalah Keputihan dengan Ramuan Kunyit Madu, Coba Yuk (Vemale.com) menyebutkan bahwa kunyit bisa dijadikan obat alami untuk mengatasi masalah keputihan.

Kunyit
Kunyit | Photo credit: Wikimedia.org

Cara memanfaatkan kunyit untuk mengatasi masalah keputihan, pertama-tama siapkan bahan:
  • 2 rimpang kunyit (parut halus)
  • 2 sdm madu
  • 1 gelas air

Langkah-langkahnya:
  1. Rebuslah air hingga mendidih. 
  2. Lalu masukkan kunyit (yang telah diparut) dan rebus hingga matang. 
  3. Lalu angkat kunyit, dan saring air kunyit ke gelas. 
  4. Tambahkan madu ke dalam gelas tersebut, lalu aduk rata. 
  5. Minum saat masih hangat.

Lakukanlah secara rutin setiap malam sebelum tidur. Manfaat ramuan kunyit ini selain mengatasi masalah keputihan, juga dapat melancarkan haid, mencegah nyeri haid, dan menyehatkan sistem pencernaan.

Disebutkan bahwa nutrisi yang terkandung di dalam kunyit bermanfaat untuk kesehatan jantung, hati, paru-paru, ginjal, empedu, dan usus.

Apakah Penggunaan Bawang Putih Efektif Atasi Keputihan?
Dari laman Alodokter.com, dr. Jati Satriyo pernah menjelaskan bahwa bawang putih sampai saat ini belum pernah dibuktikan secara ilmiah bisa mengatasi keputihan yang tidak normal. Keputihan yang tidak normal harus diatasi sesuai dengan penyebab yang mendasarinya.

Pengobatan Keputihan oleh Dokter

Pada laman tanya-jawab Klikdokter.com, dr. Rio Aditya menjelaskan bahwa jika keputihan yang dialami normal, maka Anda hanya perlu menjaga kebersihan area vagina dengan baik, caranya:
  • Ganti celana dalam jika berkeringat atau lembab.
  • Jangan memakai celana ketat.
  • Gunakan celana yang mampu menyerap keringat.
  • Hindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang bisa merusak keseimbangan bakteri alami.
  • Jika ingin menggunakan panty liner, maka pilihlah yang tidak mengandung pengharum.

Apabila keputihan yang dialami tidak normal yang diakibatkan infeksi, maka perlu dilakukan pengobatan dengan antijamur, antibiotik atau antiparasit (sesuai dengan kuman penyebabnya).

Namun ingat, pengobatan yang tidak tepat (seperti penggunaan dosis  pengobatan yang tidak tepat, dll), alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan pada kuman penyebabnya.

Sehingga jika keputihan tidak normal yang dialami terasa parah, membuat tidak nyaman, bahkan membuat tidak bisa beraktivitas, maka disarankan memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mengetahui  penyebab pastinya.

Dari laman tanya-jawab Klikdokter.com, seorang Wanita berusia 19 tahun bertanya: ?Saya mengalami keputihan kuning yang berbau, beberapa hari yang lalu saya diperiksa ke dokter dan diberi obat mezatrin 250mg dan levocin 500mg. Kemudian saya membaik, tapi hari ini keluar lagi keputihan kuning berbau itu. Apa yang baiknya saya lakukan? ?

Maka dr. Fiona Amelia MPH menjawab bahwa dua obat yang dikonsumsi tersebut merupakan obat jenis antibiotik yaitu azithromycin dan levofloxacin. Antibiotik ini untuk mengatasi keputihan yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Jika saat ini keputihan kuning berbau masih ada, maka tampaknya infeksi bakterinya belum tuntas diatasi. Anda memerlukan pengobatan ulang dengan antibiotik (kemungkinan akan diganti dengan jenis antibiotik lain), dan pastikan Anda menjaga kebersihan vagina dengan cairan pembersih yang memiliki pH yang sama dengan vagina, yaitu sekitar 3.5.

Jika kondisi keputihan cukup parah, maka pencucian vagina dengan bahan-bahan seperti daun sirih dan lainnya tidak dianjurkan.

Kami sarankan agar Anda memeriksakan diri kembali ke dokter kulit untuk memastikan penyebabnya, sehingga akan mendapatkan obat antibiotik yang tepat.

Referensi Lainnya: