Jamur merang sangat disukai karena rasanya paling enak dibandingkan dengan jenis jamur lainnya. Tidak heran bila jenis ini banyak diperdagangkan dan mudah dijumpai di pasaran. Jamur merang mempunyai spora berwarna merah muda bertudung, bercawan, dan berbatang. Setelah mencapai dewasa, tudung yang berbentuk payung akan terbuka penuh dar bilahnya mulai berwarna merah muda kecokelatan. Jamur merang tumbuh pada tempat seperti, dekat limbal-penggilingan padi, limbah pabrik kertas, limbah kelapa sawit, dan sisa kapas.
Pemanfaatan untuk pengobatan tradisional sebagai berikut :
- Tidak ada nafsu makan dan pencernaan terganggu
Jamur merang secukupnya dimasukkan dalam sup atau dimasak bersama sayur lain dan dimakan sebagai nasi.
- Hepatitis kronis
Sebanyak 15 g jamur merang dan 10 g jamur kayu (Ganodermc lucidum) direbus dalam air, lalu ditambahkan gula atau garam minyak, dan penyedap rasa. Ramuan ini dibagi menjadi tiga bagiar untuk dimakan tiga kali sehari. Pengobatan ini dilakukan selama 4 malam berturut-turut, berhenti selama 3 hari, lalu diulangi lag selama 4 malam.
- Mati rasa separuh badan (haemianesthesia)
Sebanyak 15 g jamur merang dan 200 g ikan direbus dan dibuat sup, lalu ditambahkan minyak wijen dan garam secukupnya. Setelah selesai, ramuan tersebut dapat disajikan sekali sehari.


EmoticonEmoticon