Rabu, 25 April 2018

CABAI RAWIT SEBAGAI PENCEGAH BAU BADAN

artikel0808.blogspot.co.id

Cabai rawit banyak digunakan sebagai pelengkap sayur. Rasanya lebih pedas dibandingkan dengan cabai merah Cabai rawit Batangnya berkayu bulat persegi, bercabang, berbuku-buku, berwarna hijau. Daunnya tunggal berwarna hijau, berbentuk telur dengan ujung meruncing, bertulang menyirip. Bunga tunggal berbentuk bintang. Kelopak bunganya berbentuk lonceng. Buah mudanya berwarna kuning kehijauan dan setelah tua berwarna merah. Cabai rawit ini mengandung saponin, flavonoida, dan tanin.

Pemanfaatan untuk pengobatan sebagai berikut :
  • Sakit perut ,Sakit perut yang disertai rasa dingin dalam perut dan bisul perut yang disebabkan oleh hilangnya energi vital dapat diobati dengan menggunaan cabai rawit. Cabai rawit secukupnya dicampurkan ke dalam sayur dan dimakan pada saat makan nasi. 
  • Pencegah bau badan Cabai rawit secukupnya diiris-iris dan dimasukkan ke dalam botol. Ke dalamnya ditambahkan 20 ml obat merah . Sebelum digunakan, campuran dalam botol tersebut dikocok terlebih dahulu. Penggunaannya diusapkan pada ketiak 3 kali sehari dengan bantuan kapas. 
  • Gatal-gatal akibat alergi cuaca Cabai rawit secukupnya diiris-iris dan dimasukkan ke dalam minyak wijen. Campuran tersebut dimasak untuk -mendapatkan minyak cabai. Minyak ini bubuhkan ke bagian yang sakit 1-2 kali sehari.
  • Pendarahan pada uterus Sebanyak 60 g cabai rawit pedas dan 2-4 cakar ayam dicampur, lalu direbus hingga matang. Campuran tersebut dibagi menjadi dua bagian dan disajikan dua kali sehari. Pengobatan ini dilakukan selama 5-10 hari. 
  • Rematik Sebanyak 10 g serbuk buah cabai rawit yang dikeringkan diseduh dengan 1/2 gelas air panas. Seduhan ini harus diaduk sampai rata dan dibiarkan beberapa saat sebelum dibalurkan ke bagian yang sakit. 



EmoticonEmoticon